Nuryanti Noviana's Blog

RESUME KEPERAWATAN DENGAN ISPA PADA

Posted on: May 13, 2010


RESUME KEPERAWATAN PADA “R”

DENGAN ISPA PADA  KELUARGA BAPAK D

DI RT 04/ RW XI KELURAHAN PASIR KUDA

Kunjungan ke           : I

Tanggal                      : 24 April 2010

A Pengkajian.

Nama KK Bpk D umur 34 tahun, beragama Islam, pekerjaan buruh, pendidikan SMA, alamat Jln.Bojong Menteng RT 04/11 Kelurahan Pasir Kuda. Keluarga Bpk K termasuk tipe keluarga extended dengan anggota keluarga Istri  bernama Ibu S , umur 32 tahun, beragama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, pasangan ini memiliki 3 orang anak yaitu anak pertama berusia 15 tahun yang bersekolah di smp, yang kedua 10 tahun dan yang terkecil 6 tahun. Keluarga Bpk D tinggal bersama.

Menurut keterangan Ibu S anaknya yang pertama An. A), umur 6 tahun saat ini sedang menderita batuk pilek sudah 4 hari yang lalu dan apabila malam terkadang sesak karena tersubat, Menurut keterangan Ibu S anaknya sudah di bawa ke puskesmas terdekat dua hari yang lalu, tetapi belum sembuh. Pada saat di kaji terlihat sekret yang keluar dari hidungnya disertai batuk suhu A saat dikaji adalah 37,5OC, nadi 92 x/ menit, RR 22 x/ menit.

B Diagnosa Keperawatan.

Bersihan jalan nafas pada A tidak efektif b.d ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit ISPA .

C Tujuan

  1. Tujuan Umum

Efektifnya bersihan jalan nafas pada anak A

2.Tujuan khusus

    Setelah pertemuan 1 kali 30 menit keluarga Bpk D dapat:

    3.  Mengenal masalah penyakit infeksi saluran nafas akut dengan menyebutkan :

    • Pengertian ISPA dengan bahasanya sendiri
    • Tanda dan gejalanya
    • Cara pencegahannya
    • Bahayanya penyakit ISPA.

    4. Mengetahui dan mengerti cara merawat anggota keluarganya yang sakit.

    5. Memodifikasi lingkungan untuk mencegah timbulnya lagi penyakit saluran pernsafasan.

    D. Implementasi

    1. Membina hubungan saling percaya
    2. Membuat kontrak dengan keluarga Ibu S untuk mendiskusikan masalah penyakit ISPA.
    3. Memberikan pendidikan dan mendiskusikan masalah:
    1. Pengertian ISPA adalah infeksi pada saluran pernafasan akut yang rata – rata setiap bayi dan anak akan mengalami 13 – 16 kali dalam setahun , penyakit infeksi saluran meliputi infeksi pada hidung , telinga, pada tenggorokan dan paru yang di tandai dengan kesulitan bernafas
    2. Tanda dan gejalanya:

    Badan panas, batuk, nafas sesak

    1. Penyebabnya bayi terkena ISPA :
    • Virus
    • Jamur
    • Bakteri
    • Tertular ISPA
    • Kurang gizi
    • Imunisasi belum lengkap
    • Lingkungan tidak sehat

    2. Bahaya atau akibat yang diakibatkan oleh ISPA :

    • Daya tubuh menurun
    • Anak cepat sakit
    • Timbul kejang
    • Anak lemah
    • Menular kepada anggota keluarga yang lain
    • Penyakit bertabah parah
    • Mengakibatkan kematian.

    3. Perawatan dirumah untuk balita dirumah

    • Bila anak panas berikan kompres dengan air hangat, jangan pakaia pakaian yang tebal dan jangan diberikan selimut yang tebal
    • Jika batuk berikan obat batuk tradisional seperti campuran ¼ sendok teh jeruk nipis ditambah 2/3 teh kecap atau madu berikan sehari 3 – 4 kali.
    • Berikan minum lebih banyak dari biasanya dengan hati – hati jangan sampai tersedak
    • Bila hidung tersumbat bersihkan dengan sapu tangan dan hangatkan daerah dada, punggung dan leher dengan minyak kayu putih atau minyak telon.
    • Bila kondisi anak tidak ada perubahan segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

    E Evaluasi

    Subyektif:

    • Ibu S mengatakan ISPA adalah infeksi saluran nafas dan paru paru yang  tandanya badan panas, batuk dan sesak nafas.
    • Ibu S mengatakan anak terkena sakit batuk pilek karena ketularan orang pilek, yaitu teman bermainnya yang lagi sakit juga yaitu batuk pilek.kena asap rokok bapaknya dan rumah yang banayak debu dan tidak bersih.
    • Ibu S mengatakan untuk menjaga agar anaknya tidak terkena batuk pilek hindari dari orang yang sakit batuk pilek,dan har
    • Ibu S mengatakan anak yang sakit batuk pilek bisa meninggal kalau tidak cepat di beri obat vitamin agar tidak tertular.
    • Ibu S mengatakan untuk cara merawat dirumah dengan cara kalau badannya panas diberikan kompres hangat dan baju harus menggunakan yang tipis, kalau batuk kasih obat batuk atau campuran jeruk nipis ditambah madu, kalau hidungnya tersumbat balur minyak kayu putih didada, punggung dan leher biar terasa hangat dan ingusnya bisa keluar.

    Obyektif:

    Tampak keluarga Bpk D dapat menyebutkan dan menjelaskan kembali pergertian ISPA, penyebab, tanda dan gejala, bahayanya penyakit ISPA dan cara merawatnya di rumah dengan bahasanya sendiri.

    Analisa:

    Masalah klien tentang mengenal masalah kesehatan, memodifikasi lingkungan dan cara merawat anggota keluarga yang sakit teratasi sebagian.

    Perencanaan:

    Untuk perawat:

    • Buat kontrak untuk pertemuan selanjutnya untuk mendiskusikan ulang masalah materi yang telah di jelaskan hari ini.
    • Observasi modifikasi lingkungan yang telah dilakukan keluarga Bpk D.

    Untuk Keluarga Bpk D

    • Berikan motivasi keluarga untuk melakukan modifikasi lingkungan sesuai anjuran yang telah diberikan.

    Kunjungan      : ke 2

    Tanggal           : 26 April 2010

    1. Pengkajian

    Tampak keadaan klien mulai membaik dengan sedikitnya sekret yang keluar lewat hidung dan batuk sudah tidak ada

    1. Diagnosa Keperawatan

    Resiko tinggi terjadi kekambuhan kembali penyakit ISPA pada S  b.d  kurang pengetahuan keluarga cara merawat anggota keluarga yang sakit ISPA

    2. Tujuan

    Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampumemahami tentang penyakit ISPA dan bisa memodofikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

    3. Implementasi

    Evaluasi

    • Mengkaji ulang tentang materi ISPA yang telah diberikan sebelumnya.
    • Mengajarkan cara memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

    S

    Keluarga Bpk D mengatakan sudah mengerti mengenai penyakit ISPA dan akan memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan

    O

    • Keluarga tampak kooperatif
    • Keluarga tampak bisa menjelaskan kembali sebagian materi yang telah disampaikan sebelumnya

    A

    Masalah teratasi

    P

    Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan

    Anjurkan keluarga untuk melakukan modifikasi lingkungan

    Kunjungan      : ke 3

    Tanggal           : 28 April 2010

    1. Pengkajian

    Tampak keadaan klien mulai membaik dengan sedikitnya sekret yang keluar lewat hidung dan batuk sudah tidak ada

    2. Diagnosa Keperawatan

    Resiko tinggi terjadi kekambuhan kembali penyakit ISPA pada S  b.d kurang pengetahuan keluarga cara merawat anggota keluarga yang sakit ISPA

    3. Tujuan

    Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampumemahami tentang penyakit ISPA dan bisa memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

    4. Implementasi

    • Mengkaji ulang tentang materi ISPA yang telah diberikan sebelumnya.
    • Mengajarkan cara memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk mencegah terjadinya kekambuhan ISPA

    Evaluasi

      S

      Keluarga Bpk D mengatakan sudah mengerti mengenai penyakit ISPA dan akan memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk mencegah terjadinya kekambuhan

      O

      • Keluarga tampak kooperatif
      • Keluarga tampak bisa menjelaskan kembali sebagian materi yang telah disampaikan sebelumnya

      A

      Masalah teratasi

      P

      Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan.

      Anjurkan keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat

      Kunjungan      : ke 4

      Tanggal           : 29 April 2010

      1. Pengkajian

      Tampak keadaan klien mulai membaik dengan tidak adanya sekret dan batuk sudah tidak ada

      2. Diagnosa Keperawatan

      Resiko tinggi terjadi kekambuhan kembali penyakit ISPA pada A b.d kurang pengetahuan keluarga cara merawat anggota keluarga yang sakit ISPA

      3. Tujuan

      Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampu memahami tentang penyakit ISPA dan bisa memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

      4. Implementasi

      Mengkaji ulang tentang materi ISPA yang telah diberikan Melakukan terminasi

      Evaluasi

      S

      Keluarga Bpk D mengatakan tidak mengetahui cara membuat obat tradisional untuk ISPA.

      O

      Keluarga tampak memperhatikan perawat membuat obat tradisional

      Keluarga tampak bisa mempraktekkan cara pembuatan obat tradisional dari jeruk nipis.

      Masalah teratasi

      P

      Anjurkan untuk melakukan cara pembuatan obat tradisonal untuk mencegah ISPA..

      Pertahanan intervensi

      Kunjungan      : ke 5

      Tanggal           : 30 April 2010

      1. Pengkajian

      Tampak keadaan klien mulai membaik dengan tidak adanya sekret dan batuk sudah tidak ada

      2. Diagnosa Keperawatan

      Resiko tinggi terjadi kekambuhan kembali penyakit ISPA pada A b.d kurang pengetahuan keluarga cara merawat anggota keluarga yang sakit ISPA

      3. Tujuan

      Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampu memfasilitasi untuk membawa puskesmas atau dokter terdekat.

      4. Implementasi

      Mengkaji ulang tentang materi ISPA yang telah diberikan serta menganjurkan keluarga untuk membawa klien ke puskesmas atau dokter terdekat.

      Evaluasi

      S

      Keluarga Bpk D mengatakan akan membawa anaknya atau keluarganya sakit  ke puskesmas

      O

      Keluarga tampak kooperatif

      Keluarga tampak bisa mendengarkan atau memahami apabila anaknya sakit untuk di bawa ke puskesmas.

      A

      Masalah teratasi

      P

      Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan.

      Pertahanan intervensi

      Kunjungan      : ke 6

      Tanggal           : 3 Mei 2010

      1. Pengkajian

      Tampak keadaan klien mulai membaik dengan tidak adanya sekret dan batuk sudah tidak ada

      2.  Diagnosa Keperawatan

      Resiko tinggi terjadi kekambuhan kembali penyakit ISPA pada A b.d kurang pengetahuan keluarga cara merawat anggota keluarga yang sakit ISPA

      3.  Tujuan

      Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampumemahami tentang penyakit ISPA dan bisa memfasilitasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

      4.  Implementasi

      Mengkaji ulang tentang materi ISPA yang telah diberikan dari pertemuan pertama sampai dengan pertemuan terakhir

      Melakukan terminasi

      5.  Evaluasi

      S

      Keluarga Bpk D mengatakan sudah mengerti mengenai penyakit ISPA dan akan melaksanakan semua yang telah diberikan oleh petugas.

      O

      Keluarga tampak kooperatif

      Keluarga tampak bisa menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan sebelumnya

      A

      Masalah teratasi

      P

      Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan.

      Pertahanan intervensi

      Leave a Reply

      Fill in your details below or click an icon to log in:

      WordPress.com Logo

      You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

      Twitter picture

      You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

      Facebook photo

      You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

      Google+ photo

      You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

      Connecting to %s

      %d bloggers like this: